Pengertian Etika Menurut K. Bertens: Etika adalah nilai-nila dan
norma-norma moral, yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok
dalam mengatur tingkah lakunya.
Etika
sebagai pedoman Perilaku manusia dalam relasinya sehari-hari dengan manusia
lain bersumber dari nilai-nilai agama, tradisi dan filsafat. Dalam terapanya,
etika dikaitkan dengan spesifikasi bidang atau tuga dan frofesi tertentu
sehingga kita mengenal etika politik, etika jurnalistik, etika kedokteran,
etika hukum, etika jabatan, dan etika
pengambilan keputusan dan lain sebaginya. Dalam setiap fase kehidupan pasti
membutuhkan yang namanya Etika.
Tujuan Etika Menurut
Bertens:
1.
Etika, bisa dipakai dalam arti
nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau
sekelompok orang dalam mengatur tingkah lakunya.
2.
Etika, juga berarti kumpulan asas atau
nilai moral. Yang dimaksud adalah kode etik.
3.
Etika mempunyai arti: ilmu tentang apa
itu yang baik atau yang buruk. Etika baru menjadi ilmu, bila kemungkinan etis
(asas dan nilai tentang yang baik dan buruk) begitu saja diterima dalam suatu
masyarakat-sering kali tanpa disadari-menjadi bahan refleksi bagi suatu
penelitian sistematis dan metodis. Etika di sini sama artinya dengan filsafat
moral.
Sumber: (Bertens,
K, Etika, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1999, h. 4-7.)
Pertanyaan
1.
Sebagai mana kita ketahui bahwasanya
etika tidak hanya digunakan pada satu fase baik dalam ranah kehidupan sosial
dan berbagai macam ilmu semuanya menggunakan yang namanya etika, Sebutkan dan
jelaskan sumber dan penerapan Etika tersebut?
2.
Pada saat ini yang namanya etika sering
kali disepelehkan oleh setiap orang, bagaimana tanggapan dan strategi anda
untuk mengembalikan arti penting dari etika tersebut?
3.
Dalam memahami setiap ilmu pengetahuan
tentunya tidak hanya mengumpulkan satu landasan teori yang anda ambil, sebutkan
aliran pemeikiran yang ada pada etika.
4.
Jawaban
1.
Sumber
Etika,
a. Agama
b. Tradisi
c. Filsafat
Penerapan Etika
a. Hukum
b. Ekonomi
c. Profesi
d. Administrasi
e. Sosial
f. Seni
2.
Dekadensi moral saat ini memang sudah
mengakar kesetiap manusia, karna telah terhegomoni oleh bangsa-bangsa asing, Mencari
akar penyebab hilangnya moralitas dalam kehidupan merupakan salah satu cara
untuk mengembalikan kesadaran terhadap pentingnya beretika dalam setiap hal,
karna etika itu adalah watak yang cenderung mengikuti sikap prilaku seseorang,
dan memberikan pengetahuan tentang mengklarifikasi etika, setelah mengetahui
maka untuk mengaplikasikan sistem dalam penanaman etika yang baik akan sangat
gampang.
3.
Aliran Pemikiran Etika
a. Teori
Empiris: etika diambil dari pengalaman dan dirumuskan sebagai kesepakatan
b. Teori
Rasional: manusia menentukan apa yang baik dan buruk berdasaarkan penalaran
atau logika.
c. Teori
intuitif: manusia secara naluriah atau otomatis mampu membedakan hal yang baik
dan buruk dating dari yang maha kuasa.
d. Teori
wahyu: ketentuan baik dan buruk dating dari yang maha kuasa.
Wawancara Eklusif
Nama :
Imam Jazuli
Nim : 2011210019
Jurusan : Administrasi Negara.
1. Apa yang anda ketahui tentang Etika
ð etika
merupakan salah satu ilmu yang sangat mempunyai peranan penting dalam setiap
kehidupan, karena ilmu tanpa etika tidak akan bisa mengalokasikan
pengetahuanya, tanpa etika siapapun orangnya maka tidak akan bisa diterima oleh
khalayak.
2. Bagaimana pendapat anda tentang
dekadensi etika yang terjadi pada saat ini?
ð Bagi
saya dekadensi etika saat ini memang mempunyai angka tertinggi jika di
analogikan pada sebuah indek kehidupan, dan pada etika ini saya pribadi masih
tidak mempunyai suptansi besar terhadap sesi hidup yang semuanya tidak lepas
dari yang namanya etika,
3. Kita sebagai umat nabi Muhammad
SAW. Yang diutus kemuka bumi ini untuk menyempurnakan ahlak. Jika seseorang
yang tidak berahlak atau tidak beretika apakah pantas mengaku umat Muhammad.
ð Seseorang
dikatakan iman apabila sudah dibuktikan dengan pengakuan dan perbuatan, maka
tidaklah pantas jika seseorang tanpa melakukan apa-apa yang diperintahkan dan
apa-apa yang dilarang oleh Nabi Muhammad SWAT, sebagai panutan umat islam,
